Berita | Jumat, 22 Mar 2013 17:31
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Total views : 630
Embed code :

Terbitnya Peraturan Menteri ESDM No 01 Tahun 2013 Tentang Pengendalian BBM Bersubsidi, ternyata yang terjadi di lapangan adalah disikapinya kebijakan itu secara berbeda. Misalnya SPBU satu dengan yang lain memiliki sikap yang berbeda atas permen ESDM.

Hal itu salah satu persoalan yang mengemuka pada rapat koordinasi sosialisasi Permen ESDM.

Rapat koordinasi ini dihadiri wakil Kementerian ESDM, Dinas ESDM, BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas, PT Pertamina, Organda dan anggota Hiswanamigas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Gas Bumi) se Jateng-DIY, yang berlangsung Jumat (22/3) siang di kantor Dinas ESDM Jateng.      

Hasil rapat antara lain, angkutan khusus trailer dari dan ke pelabuhan bisa menggunakan solar subdidi.

Disimpulkan juga bahwa, kelangkaan solar yang terjadi bukan tidak ada barang, tapi adanya perubahan pola distribusi, yakni pengetatan untuk memenuhi permintaan pasar.


Reporter & Kameraman: Bambang Isti
Dubber: Nadia Chikita (Udinus)
Editor Video: Susiana