Berita | Selasa, 02 Okt 2012 18:09
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Total views : 433
Embed code :

Kesemarakan Hari Batik nasional yang jatuh hari Selasa (2/10) ini ternyata tak menyentuh sektor informal yang justru bersinggungan langsung dengan produk batik, yakni para perajin, produsen dan pedagangnya.

Ibu-ibu pembatik ini tidak tak menahu ketika hari ini sebagian orang merayakan Hari Batik Nasional dengan beragam selebrasi, baik pergelaran fashion atau penjualan diskon. Para wanita pembatik ini ternyata tidak tersentuh.

Inilah pemandangan keseharian di Kampung Batik Gedong, Semarang Tengah yang merupakan sentra batik khas Semarangan.

Kegiatan produksi batik tetap berjalan normal di perkampungan padat itu. Di beberapa rumah terlihat banyak orang membatik, dan tampak ada kegiatan distribusi batik ke berbagai daerah di Indonesia.

Hanya ada segelintir orang yang mengapresiasi adanya Hari Batik Nasional itu, terkait dengan adanya pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya non benda.

Para pembantik di Kampung Batik Gedong selama ini banyak dibantu oleh pemerintah kota diantaranya Disperindag, Disnakertrans atau UMKM.


Reporter & Kameraman: Bambang Isti
Dubber: Tiko Septianto
Editor Video: Susiana