Komunitas | Senin, 18 Jun 2012 07:22
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Total views : 1532
Embed code :

Bila mendengar kata merajut, pasti selalu identik dengan pekerjaan wanita, nenek-nenek atau ibu hamil yang sedang mempersiapkan sebuah baju hangat untuk anaknya kelak. Namun dengan merebaknya berbagai produk rajutan yang kini semakin digemari, tak sedikit orang yang tertarik dengan kegiatan merajut ini.

Hal tersebut nampak saat digelar sebuah acara Pre event Festival Rajut Indonesia yang diprakarsai oleh Komunitas Rajut Semarang (Karang), di lantai dasar Sri Ratu Pemuda Semarang, Minggu (17/6) pagi. Nampak puluhan wanita dari berbagai usia, mulai kecil, remaja, hingga ibu-ibu, sibuk dengan rajutannya masing-masing.

Ada yang mahir, ada juga yang terlihat masih bingung saat beberapa pengajar tengah mempraktekan cara merajut. Dalam kegiatan ini pun turut dikenalkan berbagai ragam seni merajut, seperti knitting, crochet, amigurumi, yubiyami dan sebagainya.

Kegiatan merajut yang sudah menjadi hobi ini, selain menyenangkan untuk mengisi waktu luang, kegiatan ini pun dapat juga mengasilkan uang. Hal tersebut tebukti dengan banyaknya produk-produk cantik hasil rajutan yang laris di pasaran.

Ketua Karang, Henny Bakrie mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kerajinan merajut atau merenda dan mengajarkannya kepada masyarakat dan mengenalkan berbagai produk rajutan. Selain itu kegiatan ini juga untuk memberikan motivasi berwirausaha di bidang merajut serta untuk menyalurkan hobi dan bertemu komunitas sesama perajut.

Acara ini merupakan awal untuk sebuah acara besar yang digelar di Bandung pada 29 Juni mendatang, yakni Festival Rajut Indonesia 2012.

Reporter & Kameraman: Apit Yulianto
Dubber: Gesti Arma
Editor Video: Arief