Berita | Kamis, 05 Jan 2012 01:34
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Total views : 1755
Embed code :

Pembunuh dan Pemerkosa Balita Didor

  • Dijerat Pasal Berlapis


Pelaku pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak balita, Risty Amalia Putri (5) warga Kampung Tlumpak RT 02 RW 08 Kelurahan Tandang, Tembalang, Rabu (4/1) berkisar pukul 09.00 berhasil ditangkap tim gabungan dari unit Reskrim Polsek Tembalang dan Tim Resmob Polrestabes Semarang.

Tersangka yang diketahui adalah tetangga korban, AM Suli (40), warga Tlumpak RT 06 RW 08 Kelurahan Tandang, Tembalang ditangkap petugas di sebuah bengkel di Sambiroto dalam penggrebekan yang dipimpin langsung Kapolsek Tembalang, Kompol Purwanto.

Dalam penangkapan tersebut petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas
di kaki kirinya karena mencoba melawan dan kabur saat digrebek. Dari tangan
tersangka, petugas mengamankan sebuah korek api gas warna merah serta sebungkus
rokok.

Tersangka AM Suli mengaku, sebelum melakukan pemerkosaan, dia terlebih dulu
menyuruh korban mengambil korek api di rumahnya dan setelahnya dia mengajak ke
semak-semak. Dalam pengakuannya, perkosaan itu dilakukan secara spontan karena dia tiba-tiba tertarik melihat korban. Bapak dua anak ini dihadapan polisi mengungkapkan, karena korban terus berteriak, akhirnya korban dia cekik supaya diam tetapi kebablasan sampai meninggal.

Setelah korban diam tak bernyawa, tersangka kemudian meninggalkan tubuh bocah balita
tersebut di semak-semak dan pergi nongkrong ke kampung sebelah.

Waktu memerkosa dan membunuh, dia tidak mabuk. Setelah itu dia baru mabuk di
kampung sebelah yang kebetulan ada kematian.

Sementara itu Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan didampingi Kasubag
Humas, Kompol W Napitupulu mengatakan, penangkapan terhadap pelaku merupakan hasil penyidikan dan pengembangan informasi di lapangan serta keterangan beberapa saksi
yang melihat korban terakhir kali dengan pelaku.

Untuk memertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis. Pasal yang disangkakan terhadap pelaku antara lain pasal 351 (1) KUHP jo pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan serta UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara.

Reporter & Kameraman:Yulianto
Dubber:Vallen Aztriko
Editor Video:Zaenal A