Feature | Jumat, 06 Mei 2011 00:13
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • Total views : 12856
Embed code :

Berdiri di atas 1,7 hektare tambak bandeng, Rumah Makan Tanjung Laut kini menjadi alternatif jujugan wisata kuliner di Semarang. Suasana yang alamai berpadu pemandangan pesawat yang riwa-riwi lepas landas membuat pengunjung betah di tempat ini.

Sebab itulah, sejak soft opening 28 April lalu, rumah makan tersebut tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan keramaian pengunjung. Lebih-lebih berbagai hidangan seafood yang "nyam-nyam" di rumah makan ini ditawarkan dengan harga terjangkau.

Bersama lima orang rekannya, Krisna Susilo (60) memang sengaja mengusung tema untuk rumah makannya ini, "hidangan kelas bintang lima harga kaki lima."

"Dengan harga yang murah, bukan berarti kualitas yang diberikan diturunkan. Semua menu seafood yang dihidangkan diolah dari bahan yang masih segar," jelas Susilo.

Simak saja menu yang menjadi andalan rumah makan tersebut, seperti udang pasir mas, gurami saos hongkong, dan cumi goreng crispy. Ada juga gurami filet yang digoreng crunchy bertabur serutan telur kuning renyah yang gurih atau yang disebutnya gurami goreng malaysia.

Sebagai pendamping menu-menu seafood tersebut, ada puluhan menu sayur yang ditawarkan, diantaranya genjer cah balacan, brocolli cah salju, dan baby buncis telur asin. Aneka makanan ini dipatok mulai harga Rp 17.500 hingga Rp 50.000 per porsinya.

Setiap hari, sejak rumah makan yang terletak di Jl. Madukoro tepatnya di ujung jalan baru menuju bandara ini dibuka, selalu ramai pengunjung. Bukan hanya dari daerah Semarang saja, pengunjung juga banyak yang berasal dari daerah tetangga. Rumah makan terapungnya yang berada di sekitar Puri Eksekutif ini selain menyediakan fasilitas tempat duduk yang nyaman, juga dilengkapi dengan ruang karaoke, tempat sholat, serta peralatan memancing di tambak bandeng tersebut.

Reporter & Kameraman: Diantika PW
Dubber: Diantika PW
Editor Video: Arief